• MIN 1 MESUJI
  • Madrasah Hebat Bermartabat

BLT Subsidi Gaji Guru Honorer Kemenag Segera Cair, Ini Kriteria dan Cara Mengeceknya

Kementerian Agama (Kemenag) akan memberikan Bantuan Subsidi Upah ( BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji bagi para guru honorer sebesar Rp 1,8 juta. Dilansir laman Kemenag, Senin (7/12/2020), rencananya BSU akan dicairkan mulai 11 Desember 2020 hingga 14 Desember 2020.

Adapun penerima bantuan terdiri atas guru bukan PNS RA/madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam bukan PNS di Sekolah Umum yang totalnya mencapai 636.381 guru. “Hasil verifikasi akhir, total ada 542.901 Guru bukan PNS pada RA/Madrasah yang akan menerima BSU. Juga ada 93.480 guru Pendidikan Agama Islam bukan PNS di Sekolah Umum. Jadi totalnya ada 636.381 guru bukan PNS pada satuan Pendidikan Islam yang akan menerima BSU,” kata Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani.

Lalu apa saja kriteria penerima BSU Kemenag? Mengutip laman Kemenag, 2 Desember 2020, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemenag M Zain menyebutkan kriteria penerima BSU adalah sebagai berikut: Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), Berpenghasilan kurang dari 5 juta rupiah, Bukan penerima program pra kerja, Bukan penerima BSU lainnya, dan Tercatat pada Emis, Simpatika, atau SIAGA yang telah direview oleh Itjen Kemenag dan dipadankan dengan data penerima program Pra Kerja dan BSU lainnya melalui BPJS. Zain menyarankan kepada guru penerima BSU agar segera mengecek Simpatika atau Siaga untuk mengunduh SK Penetapan Penerima BSU. Selain itu, mereka juga harus mengunduh Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Hal tersebut menjadi syarat untuk mencairkan BSU ini. "Setelah didownload, SPTJM ditandatangani dengan materai lalu dibawa ke bank penyalur dengan membawa KTP dan SK penerima bantuan," ujarnya.

Cara mengecek Berikut ini beberapa website untuk mengecek status guru.

Penerima BSU Kemenag wajib terdaftar pada laman-laman berikut:

Rekening penyaluran bantuan Sebelumnya diberitakan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah terbit pada 4 Desember 2020. SP2D akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Surat Perintah Pemindahbukuan (SPPB), baru terbit Surat Perintah Membayar (SPM) oleh Dirjen Pendidikan Islam kepada bank penyalur. "Mulai hari ini, seiring dengan terbitnya SP2D Jum'at lalu, bank penyalur sudah bisa melakukan proses tahapan pencairan, mulai dari validasi hingga pembuatan rekening baru bagi penerima BSU," kata Ali.

Selain itu dia juga menjelaskan bahwa penerima BSU akan dibukakan rekening baru oleh bank penyalur. “Bantuan disalurkan kepada guru yang berhak menerima secara langsung melalui rekening baru yang dibuat bank penyalur,” lanjutnya

Bantuan ini nilainya sebesar Rp 600.000 untuk tiga bulan. Namun diberikan dalam satu kali pencairan. "Penyaluran bantuan dibayarkan satu kali untuk 3 bulan, Oktober, November, dan Desember 2020 dengan besaran Rp 600.000 perorang per bulan sehingga totalnya Rp 1,8 juta. Tanpa potongan,” kata Ali.

@Kompas.com 09/12/2020, 07:00 WIB

https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/09/070000165/blt-subsidi-gaji-guru-honorer-kemenag-segera-cair-ini-kriteria-dan-cara?page=all

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Raport Nilai AKG, AKK, dan AKP telah terbit.

Alhamdulillah hari ini fitur cek nilai dari pelaksanaan AKG, AKK, dan AKP di Simpatika telah terbit, berikut cara cek Raport AKG, AKK dan AKP: buka akun simpatika masing-masing, klik L

18/12/2020 07:27 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 74 kali
Raport Nilai AKG, AKK, dan AKP telah terbit.

Alhamdulillah hari ini fitur cek nilai dari pelaksanaan AKG, AKK, dan AKP di Simpatika telah terbit, berikut cara cek Raport AKG, AKK dan AKP: buka akun simpatika masing-masing, klik L

18/12/2020 06:55 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 342 kali
Kemenag Minta Kanwil Kawal Pencairan BSU Guru Madrasah Non PNS

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Islam meminta jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi untuk turut mengawal pe

15/12/2020 23:20 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 166 kali
Begini Mekanisme Pencairan BSU Guru Madrasah Bukan PNS

Jakarta (Kemenag) --- Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru madrasah bukan PNS sudah memasuki tahap pencairan. Bantuan ini dicairkan melalui rekening baru yang dibuat bank penyalur atas

11/12/2020 23:36 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 73 kali
Surat Edaran Penetapan Rapor Individu Hasil Asesmen Kompetensi Guru, Kepala, dan Pengawas Madrasah

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya Asesmen Kompetensi Guru, Kepala, dan Pengawas Madrasah (AKG, AKK, dan AKP) pada tanggal 19 – 23 November 2020, Direktorat Jenderal Pendidik

10/12/2020 23:25 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 88 kali
Siswa MIN 1 Mesuji mengikuti Simulasi Skala Besar (SSB) AKM

AKM adalah Asesmen Kompetensi Minimum yang dilakukan secara ONLINE dan menyeluruh.  Sosialisasi dan Simulasi AKM Tahun Pelajaran 2020/2021. untuk siswa Tingkat SD/MI dilaksanakan

10/12/2020 06:37 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 105 kali
AKM dan Implikasinya pada Pembelajaran

Apa itu Asessmen Kompetensi Minimal (AKM) ? Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas

09/12/2020 21:26 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 38 kali
Rebranding, Kemenag Gelar Sayembara Desain Nama dan Logo EMIS

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menggelar Sayembara Rebranding EMIS Berhadiah 25juta rupiah. Sayembara desain nama dan logo ini dibuka sejak tanggal 8-31 Desember 2020.  EM

09/12/2020 17:44 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 61 kali
Guru MIN 1 Mesuji mengikuti Upacara Bendera Hari Guru Nasional HGN Tahun 2020 secara Virtual

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ditetapkannya Hari Guru Nasion

25/11/2020 10:05 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 36 kali
2 Siswi MIN 1 Mesuji mengikuti Lomba KSMO

Kompetisi Sains Madrasah telah dilaksanakan kemarin Kamis 12 November 2020. Tidak seperti biasanya, KSM kali ini dilaksanakan secara online dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid

13/11/2020 18:05 - Oleh A. Maskun Fauzi - Dilihat 30 kali